 |
| Ketua FKGMP Armatius Tabuni sedang berpidato |
Kecintaan terhadap Jokowi oleh masyarakat Papua telah merebak hingga
kalangan muda. Pemuda-pemuda Papua yang selama ini biasanya tidak peduli
bahkan cenderung menolak kebijakan apa saja yang datang dari Pemerintah
Pusat, kini malah proaktif menggagas ide kreatif dan menawarkannya
kepada Pemerintah sekaligus meminta dukungan.
Ide kreatif dimaksud telah mereka deklarasikan pada Rabu, 8 Oktober
2014 di Lapangan Makam Theys Eulay, Sentani. Mereka membentuk sebuah
forum dan yaitu
Forum Kebangsaan Generasi Muda Papua
(FKGMP) dipimpin Armatius Tabuni, Edison Awoitauw dan Gim Tabuni. Mereka
adalah para sarjana pertanian yang memiliki mimpi besar untuk memajukan
pertanian serta mensejahterakan para petani di Tanah Papua.
Saya menyebutnya ‘tak lazim’ karena hal positif seperti ini jarang
dilakukan oleh para pemuda Papua yang selama ini terkesan apatis
terhadap program Pemerintah. Apalagi memilih tempat deklarasi di
Lapangan Makam Theys Eulay yang biasanya digunakan oleh para pemuda
aktivis pro kemerdekaan papua untuk berorasi dan berunjuk rasa menuntut
referendum ulang.
Bermitra dengan Pemerintah
Dihadiri sekitar 1000 muda-mudi Papua, Armatius Tabuni, Edison
Awoitauw dan Gim Tabuni mendeklarasikan FKGMP beserta program kerja pro
petani Papua. Mereka telah membentuk pengurus daerah FKGMP di 14
kabupaten/kota di seluruh Papua, yaitu daerah-daerah yang memiliki
potensi pertanian untuk dikembangkan dengan berbasis kearifan lokal.
Melakukan pemberdayaan sosial budaya pertanian, perkebunan, peternakan,
pariwisata dan kelautan. Para pengurus FKGMP dari daerah-daerah tersebut
ikut hadir dalam acara deklarasi itu.
“FKGMP siap mendukung visi misi pemerintah baik Pusat maupun dari
Pemprov Papua menjadikan masyarakat Papua mandiri, sejahtera, makmur,
adil, dan bermartabat.” Demikian sambutan Ketua FKGMP Provinsi Papua,
Armatius Tabuni.
Menurut Tabuni, selama ini belum ada lembaga independen yang bermitra
dengan pemerintah guna membicarakan hak-hak para petani yang ada di
Papua.
“Sehingga kami membentuk lembaga ini untuk bermitra kepada
pemerintah, agar pendapatan dari rakyat Papua bisa jelas dan juga
perekonomiannya dapat meningkat,” jelas Tabuni.
http://bintangpapua.com/index.php/lain-lain/k2-information/halaman-utama/item/17658-ribuan-pemuda-dan-masyarakat-hadiri-deklarasi-fkgmp
Cetak biru program kerja FKGMP siap ditawarkan kepada Pemerintahan
Jokowi, karena menurut Tabuni, Papua merupakan wilayah prioritas
pembangunan di era Jokowi nanti. Perhatian Presiden terpilih Jokowi
terhadap Papua sudah sangat tampak sejak masa kampanye yang mana telah
memilih Papua sebagai tempat pertama kampanyenya. Juga program tol laut
sudah dicanangkan akan dimulai dari Pelabuhan Sorong. Sehingga
produk-produk pertanian seperti sayuran dan buah-buahan serta hasil
ternak dari para petani binaan FKGMP dapat didistribusikan secara cepat
dan mudah ke berbagai daerah yang membutuhkannya.
Untuk tahap pertama, demikian paparan ketua FKGMP, produk pertanian
mereka akan dipasok untuk memenuhi kebutuhan ribuan karyawan PT Freeport
di Mimika, serta ke BUMN-BUMN lainnya yang ada di Tanah Papua.
Semoga FKGMP bisa menginspirasi para pemuda Papua lainnya untuk lebih
peduli pada pembangunan di tanah kelahirannya. Pemerintah semestinya
mengapresiasi ide kreatif para pemuda tersebut dan meresponnya secara
positif.
Sumber : bintangpapua.com & sumber lainnya
Penulis : Muhai_Tabuni